Terlalu banyak kata-kata untuk mendefinisikan apa
itu sahabat. Sahabat itu aku dan kamu, atau kita. Dimana ada aku disitu ada
kamu. Dimana ada kita disitu ada cerita dan bahagia. Tapi, apabila sebuah mesin
tidak diberikan pelumas yang baik, maka mesin itupun akan rusak. Begitu-pun
dengan persahabatan, apabila tidak saling mengisi dan melindungi, that's
nothing. Dulu, aku dan kamu bagaikan sebuah ice cream cup 2 rasa, strawberry
dan coklat. Dulu aku dan kamu bagaikan celana dan ikat pinggang. Namun kini kita
bagaikan minyak dan air dalam sebuah wajan. Dulu, selalu ada cerita diantara
kita. Tapi kini, terlalu banyak dusta yang kita lukiskan di kertas persahabatan
kita. Dulu tangis dan tawa kita lahap bersama, tapi kini semuanya habis dan tak
tersisa.
Sahabatku,
pernahkan kau sadari? Kini kita sama-sama sudah dewasa. Kita bukan lagi anak
balita yang selalu bertengkar karena memperebutkan setangkai lolipop. Kita
bukan anak bayi yang selalu menangis tanpa memberi tahu apa penyebabnya. Kita
masih punya mulut dan bibir, tangan dan perasaan.
Kata
maaf, berjabat tangan, saling memaklumi! Itu semua rasanya sulit untuk kita
lakukan sekarang. Kita sama-sama malu dan gengsi. Padahal kita sama-sama ingin
mengalah, tapi keegoisan kitalah penghambatnya. Sadarkah kau? Hari-hari kita
tidak sehangat mentari lagi. Tak seindah bunga-bunga yang bermekaran lagi.
Jikalau kita cerminkan. Kini kita bagaikan tumpukkan sampah yang dipenuhi
keegoisan dan dusta.
Sampai
kapan kebisuan ini berlanjut? Sampai kapan telinga ini tuli? Sampai kapan
perasaan ini tertutup timbunan sangka? Sampai kapan kita berdiam diri seperti
ini?
Yang
kita ingin, beberapa saat lagi kita akan bersatu kembali. Kita tidak akan lagi
seperti jari yang kehilangan cincin emas. Kita akan menjadi sebuah puzzle yang
utuh. Yang kita tahu, ini semua hanyalah sebuah proses pendewasaan. Tidak ada
yang salah dan tidak ada yang perlu dipersalahkan. Hapus semua dendam dan
curiga. Hapus keegoisan itu, hapus dan buang jauh-jauh. Lukiskan pemandangan
indah dengan tinta persahabatan kita.
Wahai
sahabatku.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar